Cerita Sex Seorang Janda Yang Membuatku Nafsu -
Cerita Sex Seorang Janda Yang Membuatku Nafsu –
Cerita Sex Seorang Janda Yang Membuatku Nafsu – Kali ini Memberikan Cerita Mantap Karena Bertemakan Janda single mom, simak ceritanya selengkapnya hanya di gairahpria.com,

Perkenalkan namaku Tama, Dan Tepatnya pada waktu itu Kejadian ini berlangsung sekitar 3 tahun lalu ketika itu aku masih saja berumur 21 tahun. Saat itu aku masih dalam pendidikan kuliah di salah Satu Perguruan Tinggi di Jawabarat. akupun berkenalan via internet dengan seorang Janda Keturunan chindo dia sudah berumur 39 tahun Dan Bernama Xingya,
Dan Tentu saja dia sudah memilik anak, dan Dia mempunyai 1 orang anak berumur 10 tahun. dan saya hanya tertarik karena orangnya ramah dan asik diajak ngobrol dan cukup bisa mengikuti gaya anak muda alias lumayan trend lah. Hampir setiap malam dia teleponan denganku. Sampai kadang kadang anak-anaknya ikutan bercanda lewat teleponan .
Dan pada Suatu saat Xingya akan ada tugas dari kantornya ke Palembang dia menelepon minta tolong dijemput di Bandara katanya, wahhh… asik nih aku bisa ketemu sekalian bisa ngobrol Bareng Dia Dan bercanda. Pada saat hari H dia telpon aku lagi dia bilang dia pake baju warna pink dan celana panjang hitam.
Yapsss…Hmmm Sesampainya di airport aku bingung sekali pada waktu itu aku lihat-lihat di kedatangan airport yang pakai baju pink dan celana hitam cuman ada satu orang itupun kira-kira masih sekitar kelihatannya umur 29 tahun menurutku. Aku beranikan diri untuk menyapa nya.
“Hmmmmm Dan Selamat siang buuu, maaf ibu yang bernama Xingya ini dengan senyum yang manis dia langsung merespons, “Heyyy Apa Kabarr…
Saya langsung Bengong karena melihat Tampangnya wajah yang masih cantik dengan badan langsing tapi berisi pada bagian yang penting tentunya.
Tiba-tiba Xingya ini langsung mencium pipiku..
“Mmmuuaachh jangan pake ibu kali.. Panggil Xingya aja!”
Wah-wahhh aku langsung rada gimana gitu.. He.. he..he..
Seharian saya antar dia keliling ke kantor klien-kliennya, saya tunggu sampai jam kerja usai, lalu kita makan malam dan saya antar lagi dia ke airport. Di perjalanan tiba-tiba dia minta berhenti di pinggir jalan.
Saya tanya, “Kenapa kok berhenti?”
Tanpa banyak bicara dia langsung mencium bibir saya dan membuka retsleting celana saya, Kontolku pun langsung saja menegang tanpa basa-basi. Sambil mengelus-elus batangku dia bergumam,
“Hmmmm…. mantap juga batang kontol kamu ini Uhhh”
Ukuran Kontolku tidak terlalu besar sih sekitar 19 cm panjangnya, tapi menurut Xingya ini….bisa bikin nyesek.. He.. he.. he.. he.. Setelah puas melumat bibirku dia langsung Menyedot Batang Kontolku yang dari tadi sudah menunggu hisapan mulut Seksinya.
Tidak Ketinggalan lidahnya menjilat-jilat batang Kontolku Uhhhh….., aku tak mau tinggal diam saja Tanganku Berusaha Meremas-remas dadanya yang cukup kenyal, tapi dia menepis, “Sudah deh kali ini biar Xingya aja ya yang kerja,” ya.. aku pasrah saja sambil menikmati sedotan bibirnya,
tidak lama kemudian aku Serasa Melayang-Layang dan kepala Kontolku serasa makin besar akhirnya “Oughh.. ahh..” Crott!! Spermaku keluar di mulut Xingya ini, Dia makin gila menyedot semua batangku masuk ke mulutnya seakan gamau ada spermaku yang tersisa dari mulutnya. Kepala Kontolku masih sangat berdenyut saat Xingya ini menyedotnya dengan habis Aghhh!!.
“Ahhhmm enak banget batang kamu, makasih ya,” Ucap Xingya ini, sambil tersenyum dan menciumku, dia sangat suka dengan Kontolku aku juga tidak tahu, sementara itu aku hanya bisa diam termelongo dan masih terheran-heran melihat kebinalannya,” kita jalan yuk??, nanti kita ketinggalan pesawat hehe.
Yapss…. Dan Tiba-tiba saja Xingya ini Protes melihat aku hanya terdiam dan membiarkan celanaku terbuka. Pada saat aku tiba di parkiran airport Xingya berkata,” Kamu masih ada utang ya sama aku” hmm aku hanya bisa senyum sambil kali ini aku yang mencium bibir sexy-nya. Xing Memelukku Dengan sangat Erat, kami seperti pasangan kekasih pada umumnnya.
Sudah hampir 2 bulan berlalu, kami tetap menjaga komunikasi berhubungan lewat telepon, hubungan kami semakin akrab pada saat itu, lalu akupun memutuskan untuk pergi ke Palembang untuk bertemu Dengan Xingya ini. Kebetulan anak-anaknya sedang liburan sekolah, sekalian aku mengajak anaknya jalan-jalan.
Yapss….Saat tiba di Palembang akupun Menginap di sebuah hotel yang cukup terkenal di daerah Palembang itu. Lalu kami bertemu dan jalan-jalan bersama anaknya, “Hmm udah kayak keluarga aja kami Pikirku dan Xingya ini Sangat Terlihat makin cantik aja, lebih cantik dari sebelumnya.
Sepulang dari jalan-jalan, tiba-tiba anak Xingya ini yang berumur 1o tahun Meminta aku untuk menginap di rumahnya, agar kita bisa main seru seruan bareng berdua. Asik juga nih pikirku, karena memang aku juga sering main2 dan suka dengan anak2. Akupun dan Tifa (anak sulung Xingya ini) sudah 1 jam bermain. Saat itu sudah jam 12 malam, Tifa ini sudah mau tidur sementara itu Xingyaa ini masih sibuk Membereskan kamar yang akan aku tiduri. Selesai main dengan Tifa, akupun langsung mandi karena sejak tadi saya belum mandi. Selesai mandi saya lihat Xingyaa ini sudah selesai beres-beres dan duduk di sofa ruang keluarga yang berwarna merah sambil nonton TV.
Jujur Cantik sekali Xingya saat itu, dengan baju tidur warna putih, wah.. yang bikin saya deg-degan Dadanya yang Berukuran 35B menyembul dibalik gaunnya, dan setelah aku curi-curi pandang ternyata dia tidak memakai bra wow!!.
“Kamu masih hutang sama aku lohh… Xingya berkata begitu dengen senyum manisnya. Ya aku langsung jawab aja, “Iya deh pasti aku lunasin kok” wah kebeneran nih ngerasain lubang memek janda.. Hehehehe biarpun sudah umur 39-an tapi Badannya Sangat Seksi sekali dan masihTerjaga, karena Xingya ini memang ke tempat GYM olahraga.
“Kita sambil nonton bokep yuk Ris?? “Ucap Xingya ini.
Sewaktu Xingya mengambil remot di depan TV dia rada sedikit nungging, Hmm.. Pahanya terlihat mulus den belahan pantatnya terlihat sangat bersih, aku tak tahan langsung aja aku samperin dan menjilat Belahan Pantatnya dari belakang sampai turun ke selangkangan.
“Ahh sayangg.. Sabar dong.. Aku udah lama gak diginiin” Xingya mendesah sambil kakinya gemetaran.
Aku gendong saja ke sofa terus aku ciumin bibirnya, Xingya merespon ciumanku dengan ganasnya, “Jagooo juga yaa ciumannya”, pikirku.
Sementara itu kedua tanganku mulai menyelusup ke dadanya yang sejak tadi membusung karena menahan nafas, “Oughh ahh.. Terusin sayang,” desahnya.
Tangan Xingya mulai berusaha meraih batang Kontolku yang sudah menegang dengan helm yang memerah,
“Eittsss ini giliranku bayar hutang” tanganku menepis tangan Xingya dengan lembut, dia hanya tersenyum. Sementara mulutku mulai menjilat-jilat putingXingya yang berwarna pink. Jemarinya mendekap erat kepalaku, sambil mendesah dan kakinya memeluk erat pinggulku Ohhh Yess Ahhhh…..,
Xingya ini pun mendorong kepalaku ke arah lubang memeknya yang dari tadi cairannya membasahi dadaku. Hmm asik benar nih pikirku dalam hati. Saat aku mulai menyapukan lidahku dari bagian bawah ke atas hipnya aku merasakan cairan yang sangat nikmat yang aku impikan sejak pertama kali bertemu Xingya.
Aku hisap clitorisnya dia makin mengejang dan aku merasakan memeknya seperti menghisap bibirku Nikmat!! .
“ciuman sama bibir atau memek sama enaknya nih,” pikirku. “Oughh sayangghh enak,” gumamnya.
Lidahku mulai bergerak konstan di clitorisnya semakin cepat, pantatnya bergerak naik turun mengikuti irama lidahku, tiba tiba dia berteriak histeris. “Anjing.. Ahh ahh oughh ah ahh ahh.. eghh.,” badan Xingya mengejang, tangannya menekan kepalaku ke memeknya hingga hidung dan hampir semua wajahku basah karena cairan memeknya luarbiasa sekali Aghhhhh Yesss!! .
Nafasnya tersengal-sengal dadanya makin membusung (ini pengalaman perdanaku menjalat lubang memek wanita , sekarang aku suka sekali menjilat memek sampai lawan main-ku mencapai klimaks karena jilatanku). Aku jilati terus dan aku telan semua cairan memeknya, rasanya enak banget seperti teh manis!!
Sementara itu nafas Xingya Masih Tersengal-sengal aku angkat kedua pahanya sehingga lobang pantatnya pas berada di bibirku. Aku jilati lagi sisa-sisa cairan yang meleleh di lobang pantat Xingya sambil aku teruskan jilatanku ke atas dan turun lagi berulang-ulang.
Tangan Xingya makin menekan kepalaku, aku makin menikmati permainan ini dan aku lihat kepala Xingyamenegadah pertanda dia sangat menikmati jilatanku, sampai akhirnya aku berbalik lagi menjilat bagian lubang memeknya….. yang masih berdenyut Ohhh Yes!! Aghhh Gilaaak Enak!!.
” Sayang terusinn aku hampir sampai lagi nihh,” gumamnya sambil menggerak-gerakan pantatnya. Aku makin enjoy dengan rasa memeknya yang seperti daging Rendang Hehehehe. Aku hisap clitorisnya sampai akhirnya dia mulai mengejang-ngejang.. “Oughh enakk sayangku…. Ohhh sayangkuu.…” Kuku jemarinya terasa perih di belakang leherku.
Xingya ini mencapai klimaks untuk kedua kalinya, tanpa menunggu-nunggu lagi aku tancapkan saja batang Kontolku yang dari tadi sudah menunggu untuk bersarang, Ternyata tak semudah itu, lubang memeknya memang cukup sempit pertama kali hanya kepala Kontolku aja yang bisa masuk, lalu setelah aku keluarkan dan aku masukkan lagi beberapa kali akhirnya. Blesss Blesss Blesss!! Plokkkk!! .. “Eghh.. Enak banget sayang,” gumamnya Xingya langsung menciumi bibirku dengan penuh nafsu.
Aku mulai memompa memeknya secara beraturan sambil menjilati puting susunya yang merah dan menegang, enak benar memeknya Xingya ini, pikirku. Selama 14 menit aku memompa, perlahan tapi pasti lubang memeknya Xingya makin terasa makin menyempit, aku makin merasa enak.
“Ahh.. Ahh oughh” mendesah sambil tangannya mencengkeram pinggiran sofa. Tiba-tiba cengkeramannya pindah ke punggungku sambil setengah berteriak Xingya mencapai klimaks yang ketiga kalinya,
Aku makin mempercepat gerakanku.. Xingya ini sudah makin menggila sampai-sampai rambutnya yg panjang itu sudah berantakan dan di penuhi dengan Keringat.
Oughh ahh ahh,” Xingya benar meracau tak karuan, untung jarak kamar tidur dengan ruang tengah cukup jauh sehingga teriakannya tidak mengganggu tidur anaknya. Setalah Xingyamenikmati sisa-sisa klimaksnya aku ciumin bibrnyai dia dan dia tersenyum, “Makasih yaaa sayangku ahhh” , hutangmu lunas, tapi kamu belum keluar sayangku,” Xingya ini berkata sambil Membalikkan Dadannya dan kedua Tangannya memegang sandaran sofa.
dia mengarahkan Kontolku yang masih menegang ke arah lubang memeknya yang sangat Nikmat itu!! dan yang sudah basah kuyup.
Langsung aja aku pompa -pompa lagi karena aku sudah tak tahan ingin cepat-cepat keluar, baru 11 kali keluar masuk, Xingya mendesah berat dan memeknya berdenyut itu Pertanda Dia Mencapai klimaksanya, badannya seperti kehilangan tenaga, aku tahan pantatnya sambil terus aku pompa lagi.
Denyutan lubang memeknya membuat aku merasa makin nikmat sekali!! . Dengan mata sayu Xingya berkata, “Keluarin di mulutku sayangku gapapa kok, aku haus spermamu”.
Aku tidak memperdulikan aku tetap Focus Mengejar Kenikmatanku sendiri sampai akhirnya aku akan mencapai puncak kenikmatan aku cabut batang kontolku,
Dengan sigapnya Xingya ini langsung saja meraih batang Kontolku dan mengocok-ngocokannya di dalam mulutnya. “Oughh.. Isepin kontolku lagi…lagii…. sayanghh ahh..” Crott!! Crott.. Crott.. Cairan Susu Kental spermaku meleleh di dalam mulutnya sampai keluar dari tepi bibir Xingya. Crott….Crottt…Crott. Aghhhhhhhhh!! Legah
AKHIRNYA PERMAINAN KAMI BERAKHIR. TAPI AKU SANGAT PUAS DENGAN SEKALI DENGAN XINGYA INI. KARENA DIA SUDAH MENELAN SUSU KENTALKU.
DIA MENELANNYA DAN DIA MENJILATNYA SEPERTI ICE CREAM. TAMPAKNYA DIA SANGAT BAHAGIA SEKALI!! BEGITU JUGA DENGANKU
TERIMAKASIH JANDAKU. KAU SUDAH MEMBERIKANKU KENIKMATAN YANG SANGAT LUARBIASA!! AKU AKAN NGENTOT DENGANMU SETIAP HARINYA~
|gairahpria.com (MATAUANGSLOT) |gairahpria.com