Cerita Sex Anak ibu Kost yang Masih Sempit –


Cerita Sex Anak ibu Kost yang Masih Sempit – pada hari minggu kemaren Saat aku tidur malam, dia suka membangunkan aku, menyuruh agar cepat mandi. Tak lupa setelah itu dia membawakan PR-nya untuk kami Kerjakan bersama. Tentu saja aku suka, Agita memang anak yang baik, bersih, berkulit putih. Ayah ibunya sangat senang, karena aku suka Mengajarinya menyanyi juga oleh suara vocal. Terkadang dari seberang kamarku, Ibunda Agita ini Suka Mengikuti Nyanyianku. Apalagi kalau aku memainkan gitarku dengan lagu-lagu nostalgia seperti Peterpan.
tidak sampai situ saja pada saat malam hari itu, aku merasakan gerah sekali dan kepanasan. Aku mengenakan Jaket yang Tebal pada saat itu karena cuaca musim dingin, dan tiba-tiba saja cuaca begitu panas sehingga aku Merasakan Gerah. Biasa itu aku lakukan untuk mengusir rasa gerah. Semua keluargaku tau itu. Kali ini seperti biasanya aku mengenakan Jaketku, Tapi aku aku hanya mengenakan CD saja memakai Jaket Tersebut, tidak memakai celana.
Yapss Cerita kita mulai, Panggil saja aku Majawa, ibu pergi dulu ya??, Kamu bisakan Temani Agitaa dulu…, ya,” ibu kostku itu setengah berteriak dari ruang tamu tersebut.
“Siaap…buuu….!! ” Jawabku sambil singkat saja . Aku duduk di tempat tidurku sembari AKu Mendengar Suara Pintu Tertutup dan AGITA ini menguncinya. tidak lama kemudian Agita ini pun langsung untuk datang ke kamarku. Dia hanya Memakai minishirt. Mungkin karena dia juga merasa gerah juga. Terlihat jelas olehku, Payudaranya yang Mungil Baru Tumbuh Membayang. Pentilnya yang aku rasa Baru Sebesar Beras Menyembul dari balik minishirt itu. AGITA ini baru saja mandi. Memakai celana pendek dengan paha yang masih segar sekali dan putih. Dan… Entah kenapa, tiba-tiba saja Batang Kontolku Tegang dan Membesar. di saat Agita ini Mendekatiku, Yaps…. langsung saja dia kupeluk dan kucium Pipinya. Mencium pipinya, sudah menjadi hal yang biasa bagiku. karena di depan ibu dan ayahnya, aku sudah Beberapa kali untuk Mencium Pipinya, Terkadang juga mencubit pipi montok putih mulus itu.
Tengg…Teng…Teng…. Yaps Permainan kita mulai!! ” Agita ini pun langsung saja kuPangku!! . Kupeluk dia dengan Nafsuku yang sudah bergairahpria.com. Dia diam saja, karena dia tidak akan tau apa yang bakal tejadi. Setelah aku puas untuk mencium kedua pipinya, kini kucium bibirnya. Bibir Bagian bawah yang tipis itu Kusedot Perlahan sekali dengan lembut. AGITA ini Menatapku Dalam diam. Aku tersenyum dan AGITA ini membalas senyumku Uhhhh!! . Agitaa ini pun sempat Berontak di saat lidahku Memasuki Mulutnya. tetapi aku tetap bermain santai aku tetap mengelus-elus rambutnya.
” Lalu Aku Berkata Kepadannya Ulurkan Lidahmu Gitaa, nanti kamu akan tau, betapa enaknya rasanya, Ucapku berusaha menggunakan bahasa anak-anak.
“Ahhh……Jijik Ahhh…,Ucapnya kepadaku . Aku terus untuk Merayu dirinya dengan lembut. Akhirnya pun AGITA ini Menurutinya. Aku mengulum bibirnya dengan Lembut. Sebaliknya Kuajari dia menyedot-nyedot lidahku. Sebelumnya aku mengatakan, kalau aku sudah sikat gigi agar dia berani untuk mencoba kecupan dariku.
” Bagaimana, enak kan?” Ucapkku kepada. AGITA ini diam saja. Aku berjanji akan memberikan yang lebih nikmat lagi untukmu. AGITA ini pun Mengangukkan Kepalanya. Ternuata Dia mau yang lebih Nikmat!! lagi. Dengan Pelan-Pelan Kubuka minishirt-nya Uhhh Kontolku Semakin Membesar!!.
” ihhh malu dong abangg ihh… Ucapnya. Aku terus menerus untuk Selalu Meyakinkannya, kalau kami hanya berdua di rumah dan tidak akan ada yang melihat. Aku bujuk dia kalau kalau mau tau rasa enak dan nanti akan kubawa kamu belanja beli roti kesukaanmu ya hehe. Bujukanku untuknya Akhirnya Kena!! . Perlahan – lahan kubuka minishirt-nya. Bul….Buah Dadanya yang baru tumbuh itu menyembul. Benar saja, Pentilnya Masih sebesar beras. Dengan lembut dan sangat hati-hati, Kujilati Payudaranya yang kecil itu. Lidahku bermain di pentil Payudarannya. Kiri dan kanan. Kulihat AGITA mulai kegelian.
” Bagaimana Gitaa??…enakkan dek? Mau diterusin atau kita berhenti?? aja ” Ucapkku kepada AGITA ini dia hanya tersenyum saja.
Lalu Kuturunkan dia langsung Dari Pangkuanku. Lalu kuminta Dia Untuk Secepat Mungkin Bertelanjang. Mulanya dia menolak pada saat itu, tapi aku terus Membujuknya dan akupun Melepaskan Jaketku, hingga aku lebih Dulu telanjang. Perlahan kubuka Celana Pendeknya dan kolornya yang berwarna PINK. Lalu dia kupangku lagi. Kini Belahan lubang memeknya Kurapatkan ke batang Kontolku yang sudah berdiri Bagaikan Tiang Listrik !! . Tubuhnya yang mungil menempel di Tubuhku. Kami Berpelukan Dan Bergantian menyedot bibir dan lidah. Dengan cepat sekali AGITA ini dapat mempelajari apa yang Kusarankan. Dia benar-benar Menikmati jilatanku pada Payudara yang kecil dan yang mungil itu.
“Agitaaaa….. mau lebih enak lagi enggak dekk??” Ucapku . Lagi-lagi AGITA ini pun diam, Lalu KuTidurkan dia di atas tempat tidurku. Lalu kukangkangkan kedua pahanya. Memeknya mulus tanpa bulu dan bibir itu, begitu indahnya seperti danau toba. Tentu saja Mulai Kujilati Memeknya. Dengan lidah secara lembut kuarahkan lidahku pada klitorisnya. Naik-turun, naik-turun. Kulihat Agita ini memejamkan matanya.
“Bagaimana, nikmat? tidak??” Ucapku kepadanya. Lagi-lagi saja AGITA ini yang suka grusah grusuh itu diam saja. Kulanjutkan Untuk Menikmati dan Menjilati memeknya . Aku belum sampai hati Mrusak perawannya. Dia harus tetap perawan, pikirku. AGITA pun menggelinjang. Tiba-tiba dia minta berhenti. Saat aku memberhentikannya, dia dengan cepat berlari ke kamar mandi. Aku mendengar suara, AGITA ini sedang kencing. aku mengerti, kalau AGITA ini masih kecil. Setelah dia cebok , dia kembali lagi ke kamarku.
Yaps…. Aku pun cukup Kaget sekali!! Agitaaa…. Meminta lagi, agar Payudaranya Dijilati lagi. Nanti kalau sudah Nenen di jilati, memek Agitaa jilati lagi ya bang hehe? Ucapnnya kepadaku Uhhhh. Aku tersenyum Sangat Bahagia disini. Dia sudah dapat rasa nikmat pikirku. Aku mengangguk. Setelah dia kurebahkan kembali di tempat tidur, kukangkangkan kedua pahanya. Kini burungku kugesek-gesekkan ke memeknya. Kucari klitorisnya. Pada klitoris itulah kepala burungku kugesek-gesekkan. Aku sengaja memegang Batang Kontolku, agar tidak sampai merusak lubang AGITA ini. Sementara itu lidahku, Terus Menjilati puting Payudaranya. Aku merasa tidak puas. Walaupun aku laki-laki, aku selalu menyediakan minyak licin di kamarku, kalau hari panas minyakku itu mampu mengghilangkan kegerahan pada kulitku. Dengan cepat pada Batang Kontolku. Lalu akupun kuolesi pula pada memek AGITA ini dan Selangkangannya. Kini AGITA kembali kupangku dan aku akan memulai untuk semuanya akan ku kasih dia permainan yang nikmat!!.
Lubang memeknya yang sudah licin dan Kontolku yang sudah mulai licin juga, berlaga. Kugesek-gesek. Pantatnya yang mungil Kumaju-mundurkan. Tangan kananku berada di pantatnya agar mudah memaju-mundurkannya. Sebelah lagi tanganku memeluk tubuhnya. Dadanya yang ditumbuhi Payudara munguil itu merapat ke perutku. Aku tertunduk untuk menjilati lehernya. Rasa licin akibat lotion membuat Shindy semakin kuat memeluk leherku. Aku juga memeluknya erat. Kini bungkahan lahar mau meletus dari Batang Kontolku. Dengan Sangat cepat Kuarahkan kepala Kontolku ini Tepat ke lubang memeknya!!. Setelah menempel dengan cepat tanganku mengocok Kontolku yang tegang itu. Dan crooot…crooot…crooot Ahhhh Ahhhh….Ahhhh….Ahhh Legah Sekali!! . Spermaku SuSu Kentalku pun keluar. Aku yakin, dia sperma itu akan muncrat di lubang memeknya Agita ini. Kini tubuh Agita ini pun kudekap Dengan sangat kuat. Akhirnya pun Agita membalas dekapanku. Nafasnya semakin tak teratur sama sekali.
“Ahhh…bang Ahhh, AGITA mau pipis bang,” Ucapnya.
” kalo kamu mau Pipis yaudah Pipis aja ya dek,” Ucapku Sembari Memeluknya Semakin erat sekali. AGITA membalas pelukanku lebih erat lagi. Kedua kakinya menjepit pinggangku, kuat sekali. Aku membiarkannya memperlakukan aku demikian. Tak lama. Perlahan-lahan jepitan kedua kaki AGITA ini pun melemas. Rangkulannya pada leherku, juga melemas. Dengan kasih sayang, aku mencium pipinya. Kugendong dia ke kamar mandi. Aku tidak melihat ada sperma di selangkangannya. Mungkinkah spermaku memasuki lubang memeknya yang imut itu??, Aku tidak perduli lagi, karean aku tau AGITA ini belum haid hehe,
Kupakaikan dia pakaiannya, setelah di kamar Mari kita bobo, Ucapku. lalu AGITA menganguk.
“Besok lagi, ya bang??,” ucapnya kepadaku.
” iyaa Adekk… ihh kamu tenang aja ya okee??, .besok lagi atau nanti lagi. Tapi ini rahasia kita berdua ya Gita sayang? ya dekk…. jangan sampai diketahui oleh siapapun juga oke??,” Ucapku. AGITA ini mengangguk. Kucium pipinya dan kami tertidur pulas di kamar.
Kami terbangun, setelah terdengar suara ketokan pintu. AGITA ini pun langsung kubangunkan untuk membuka pintu. ibunda nya telah tiba pulang dengan papanya. Sedang aku pura-pura tertidur. Jantungku berdetak keras. Apakah AGITA ini akan menceritakan kejadian itu kepada ibunya atau tidak. Ternyata tidak. AGITA hanya bercerita, kalau dia Ketiduran di Sampingku yang katanya masih tertidur pulas.
“ kamu sudah selesaikan Sudah buat PR, ucap bapaknya.
” Sudah siap kok pak, dibantu kakak tadi,” Ucapnya. Ternyata AGITA ini Secara Refleks Sudah pandai berbohong. aku Selamat, pikirku.
Setelah itu, setiap kali ada kesempatan, kami selalu Bertelanjang bersama dan Menikmati satu sama lain. Jika kesempatan sempit, kami hanya Cipokan saja. Aku menggendongnya lalu mencium bibirnya.
Hal itu kami lakukan 15 bulan lamanya, sampai aku jadi Sarjana Dan aku harus mencari pekerjaan.
Malam perpisahan Tiba, kami melakukannya. Karena terlalu sering melaga kepala Kontolku ke lubang memeknya!! , ketika kukuakkan lubang nya, aku melihat selaput daranya masih utuh sekali. Masa depannya pasti masih baik, pikirku. Aku tak merusak lubang memek mungil itu.
Sesekali aku pun Tentu Merindukan AGITA ini, Setelah 4 tahun kejadian tersebut. aku tak tahu sebesar apa Payudaranya sekarang, apakah dia ketagihan atau tidak. Kalau ketagihan, Apakah Perawannya sudah jebol atau tidak. Semoga saja tidak!! .
SINGKAT CERITA DARI PENGALAMANKU SEKETIKA BERSAMA ANAK DIBAWAH UMUR. YANG BERNAMA AGITA PUTRI INI.
SEBENARNYA AKU TAKUT UNTUK MELAKUKAN HAL ITU KEPADANYA. TETAPI AKU TIDAK TAHAN DENGAN NAFSUKU SEKETIKA MELIHAT DIA.
MAAFKAN ABANG YA??, ABANG SUDAH MERUSAK DIRIMU DAN SUDAH MENIKMATI TUBUHMU YANG SEPERTI BUAH APEL ITU.
SEKETIKA KONTOLKU SUDAH MENANCAP DI DASAR LUBANG AGITA INI, AKU TIDAK BISA APA-APA LAGI SELAIN MERASAKAN KENIKMATAN!!
|gairahpria.com {MATAUANGSLOT) |gairahpria.com