Cerita Sex Nikmatnya Memek Sari –

Cerita Sex Nikmatnya Memek Sari – Aku sebenarnya tidak tega sekali untuk menagih utang pada temanku yang satu ini. Namun, karena Keadaanku sudah juga sangat mendesak sekali disini , aku untuk mencoba untuk Memberanikan diri agar dengan harapan temanku bisa membayarnya, minimal ya setengahnya dulu jgua gpp kok karena aku sangat membutuhkannya .
Sayang sekali untuk itu, RIZAL, yapss.. benar sekali temanku yang baru menikah sejak 5 bulan yang lalu ini, tak bisa membayar utangnya bahkan untuk barang sedikit pun belum ada yang selesai atau clear.
Memang Aku Mengerti keadaannya. dia menikah pun karena desakan orang tua SARI , yang kini sudah menjadi istri sahnya. RIZAL sendiri, sampai saat ini belum punya Pekerjan sama sekali.Karena hari sudah larut, aku tahu diri, segera permisi kepada RIZAL.
Gua jadi enggak enak nih..
Sudahlah Zal…. aku gak apaapa kok aman aja.aku cuma nyoba aja, barangkali ada, aku menukasnya, takut membuatnya jadi beban pikiran.
CS , gua mau bisikin sesuatu..tiba-tiba saja RIZAL ini Mendekatkan Mulutnya ke arah telingaku. Dan aku benar-benar sangat terkejut sekali , ketika RIZAL ini menawarkan istrinya untuk ku perkosa waduhh sepertinya dia sudah mulai gila.
Gila lu.. Sialan.. ucapku.
Upss….. Diam aja yaa…. Jangan berisik. aku juga kan ingin balas budi atau utang samamu . Soalnya kau udah banyak berbuat baik samaku CS. Gak ada salahnya kan, kalau kita saling Berbagi Kesenangan Dan Kenikmatan?? .. Begitulah Ucap dari RIZAL INI dengan serius. |gairahpria.com
Memang diam-diam sudah Sejak lama aku selalu memperhatikan SARI. Bahkan aku pun memuji Si Rizal ini, bisa mendapatkan Gadis secantik SARI . Selain Posturnya yang tinggi, SARI ini Memiliki kulitnya yang putih dan mulus. Tubuhnya menggairahkan. Memang selalu terbungkus rapat, dengan baju yang longgar. Namun aku dapat Membayangkan diri nya, Betapa Kenyalnya Dan Nikmatnya tubuh SARI ini .
Baru melihat wajah dan jemari tangannya pun, aku memang suka langsung berpantasi; Membayangkan SARI jika berada di hadapanku tanpa busana. Lalu SARI kugumuli dengan sesuka hati. Namun untuk Berbuat macam-macam, rasanya kubuang jauh-jauh. Karena aku sangat tahu sekali , SARI itu orang baik-baik, dan memang keturunan orang baik-baik pula. Terlihat dari Penampilannya saja, yang selalu terbungkus sopan dan sangat rapi.
SARI..! SARI..! SARI..! RIZAL ini mencoba untuk memanggil istrinya.
Dan tanpa selang waktu lama, SARI ini pun langsung untuk keluar dari dalam kamarnya dengan Dandanan yang tetap rapat dan sangat menutup dirinya.
Ada apa, Bang? Ucap dari SARI.
Tolong belikan abang kopi ya dek bisa kan?? ke warung..! ucap RIZAL sambil merogoh uang recehan ke dalam sakunya.
Baik, Bang, SARI menerima uang itu, lalu ke luar.
RIZAL Segera menyuruhku masuk ke dalam kamarnya, seraya masuk ke kolong ranjang. Aku mau saja, berbaring di tembok dingin, di bawah ranjang. Lalu RIZAL ke luar lagi. Pintu kamar, tampak masih sangat terbuka.
Tidak lama kemudian, terdengar suara SARI yang datang. Mereka bercakapcakap di ruang tamu. Dan RIZAL mengatakan kalau aku sudah pulang, karena ada ditelepon sama bosku. SARI kedengarannya tidak banyak tanyak pada saat itu. Dia tak terlalu mempedulikan kehadiranku. Hingga Suara Pintu yang dikunci pun, bisa terdengar dengan jelas.
Kulihat dua pasang kaki memasuki kamar. Pintu ditutup. Dikunci pula. Bahkan termasuk lampu pun dimatikan, sehingga mataku tidak melihat apa-apa lagi. Yang kudengar hanya suara ranjang yang berderit dan suara kecupan bibir, ntalah aku bingung siapa yang mengecup. Lalu ada juga yang terdengar suara seleting celana, dan nafas SARI yang mulai tidak Beraturan. Pluk, pluk, pluk. Plukk…Plusss…Plusss…. Sepertinya Pakaian mereka mulai dilemparkan ke lantai, satu persatu wow amazing!! gilaaaa!!.
Emh.. Ah.. Uh.. Oh..Ahhh Ahhh..Ahhhh…. Jelas sekali , itu suara Desahan Merdu dari SARI ini Uhhh.
Euhhhh.. Heeee.. Euh.. kalau itu jelas sekali dari, suara RIZAL.
Tampaknya mereka sudah mulai bercumbu dengam hebatnya. Ranjang pun sampai Bergoyanggoyang Begitu Dahsyat luarbiasa sekali!! pasti si RIZAL sangat puas sekali dengan SARI.
Emh.. Akh.. Ayo Bang.. Aduuh Aduhhh….. suara SARI membuat nafasku bergerak lebih kencang dari biasanya.
Aku bisa merasakan, SARI sedang ada dalam puncak Nafsunya. Aku sudah tidak tahan mendengar suara Dengusan nafas kedua insan yang tengah memadu gairahpria.com ini. Hingga aku mulai membuka Celanaku, bajuku dan celana dalamku. Aku sudah telanjang bulat. Lalu aku bergerak perlahan, ke luar dari tempat Persembunyian, kolong tempat tidur mereka.
Meski keadaan Sangat gelap sekali itu tidak masalah bagiku karena aku sudah benar-benar gelap dan pikiran juga sudah gelap, namun aku masih bisa melihat dua tubuh yang bergumul. Terutama tubuh SARI yang sangat bersih dan tembem, yang putih mulus.RIZAL sudah memasukan Batang Kontolnya, dan sedang memompanya turun naik, diiringi desahan nafas yang tersengalsengal. Konvensional. SARI sepertinya lebih menikmati berada di posisi bawah, sambil kedua tangannya memeluk erat tubuh RIZAL, dan kakinya menjepit pantat RIZAL. Aku mulai tidak tahan disini jujur.
Tibat-tiba saja RIZAL ini semakin mempercepat pompaannya. Ranjang bergoyang lebih ganas lagi. Dan suara erangan tertahan SARIsemakin menjadijadi.
Emh, emh, emh, emh.. Ah.. Oh.. Hanya itu yang keluar dari mulut SARI, karena mulutnya disumpal oleh mulut RIZAL. Dan akhirnya.
Agh.. Agh..! suara RIZAL Mengakhiri Pendakian itu.
Yapss….Namun tampaknya disini SARI belum selesai juga. Terbukti, Kakinya masih menyilang erat, mengunci paha RIZAL, agar tidak segera mencabut Kontolnya. Tetapi apa hendak dikata, RIZAL pun disini sudah sangat lemas. dia langsung tergolek dengan nafas yang lemahlunglai.
Kesempatan inilah, saatnya aku harus masuk. Demikian yang direncanakan RIZAL tadi. Maka tanpa ragu lagi, aku pun segera melompat ke atas ranjang. Meraih tubuh SARI dan langsung Menindihnya. Tentu saja SARI Terpekik kaget sekali tiba-tiba ada manusia dan manusia itu diriku.
Siapa Kau..! Kurang ajar..! Pergi..! Ke luar..! jangan..! setaan..! SARI Berontak. dia Sangat Marah Tampaknya.
SARI, aku punya hutang pada kawanku. Berilah ia sedikit kesempatan.. RIZAL yang menjawab, sambil mengelus rambutnya.
Biadab..! Aku tidak mau..! Lepaskan..! Anjg!! Sana kau!! SARI Mendorong tubuhku.
Namun karena nafsuku sudah memuncak, aku tak mungkin menyerah. Kutekan lebih keras tubuhnya, sambil tanganku berusaha menuntun agar penisku segera masuk. SARI tetap meronta. Mila berkalikali meludahi mukaku. Tetapi aku diamdiam menikmatinya. Bahkan ludahnya malah kusedot dari bibirnya, dan kutelan.
Meskipun liang vagina SARI sudah licin, namun Kontolku tetap agak seret untuk segera menembusnya. SARI terpekik, ketika aku menekan dan memaksakannya sekaligus. Bles..! Bles!! Bless!! Ohhhh yesss…..Akhirnya masuk juga. Kudiamkan beberapa saat, karena aku ingin mencumbu dulu bibirnya. SARI tetap berontak kepadaku ,sampai akhirnya kehabisan tenaga. Akhirnya dia hanya diam.
Kurasakan ada air mata yang mengalir dengan jelas dari kedua kelopak matanya. Tetapi aku semakin bernafsu. Kuremas-remas Payudaranya yang ternyata memang cukup besar dan begitu kenyal. Lalu aku mulai memompa Kontolku. SARI terpekik kembali.
Kasihan juga, aku melihatnya. Sehingga aku bergerak perlahanlahan, sampai akhirnya lubang memek SARI bisa beradaptasi dengan Kontolku. SARI tidak bereaksi. dia diam saja. Namun aku sangat menikmatinya.
Walaupun SARI diam, Tentunya saja jauh lebih nikmat dari pada melakukannya dengan patung. Aku terus memompanya, sampai napasku mulai ngosngosan. Kucoba menyalurkan nafasku ke arah telinga SARI . Dan hasilnya cukup bagus. Lama kelamaan, di sela isakan tangisnya, diam-diam kurasakan memeknya diangkat, seakan SARI ingin menerima hunjaman Batang Kontolku lebih dalam.
Tentu saja aku Semakin Bersemangat Ohhh Yess Aghhh…… !! aku mencoba untuk Kupompa lebih cepat lagi. Tiba-tiba isakan Tangisnya berhenti mungkin karena aku sudah terlalu keras untuk mengentot dirinya, Diganti Dengan Nafasnya yang kian memburu. Dan yang lebih mengagetkan lagi disini , kakinya SARI ini tiba-tiba saja mengunci Pantatku. Aku tersenyum dan bahagia disini, Sambil Mencumbui Telinganya.
Kau menikmatinya SARI sayang uhhhh Nikmat kan sayang gesekan dari batang kontolku?? bisikku.
Diam saja kamu!! diam !! yaaa diam!!…. SARI Membentakku. Namun aku yakin sekali. SARI hanya tidak mau mengakui Kekalahan dirinya. Buktinya saja, ketika Batang Kontolku kucabut, SARI Menekan Pantatku. Tangannya pun Memeluk tubuhku, agar aku merapatkannya kembali Uhhhh.
Lalu ada suara-suara Erangan dari bibirnya yang tertahan. Bersamaan erangan itu, kedua kakinya semakin erat menekan pantatku. Dan lubang memeknya ditekan pula ke atas. Aku pun Sangat Terangsang. Hingga detik-detik akhir pun akan segera tiba untuk memuncak. Kupeluk erat pula tubuh SARI. Kugenjot Lebih cepat dan lebih keras. Sampai Akhirnya tiba pada Genjotan yang Terakhir. Aku tekan sangat kuat. Kugigit pelan lehernya.
Ahhhh…Ahhhhh Ahhhhh……. Yesss Yess !! . Agh.. Air Susu Kentalku yang sangat putih ini keluar di dalam memeknya. Begitupun SARI.
Ahhhh…Ahhhhh Ahhhhh……. Yesss Yess !! Crott!! Crott!! Agghhhhhh……uhhhhhhh…..Crot!!… begitulah yang keluar dari mulut SARI ini Uhhhh Nikmatnya!!
Tidak lama kemudian SARI ini pun mencoba untuk mendorong Tubuhku Dan seakan-akan Menyesali dan tak mau lagi Ngentot bersamaku.
Tidak masalah aku tidak peduli dengan apa yang dilakukanya kepada diriku, yang terpenting aku sudah menikmati bagian tubuh indahnya yang cantik itu,
dan aku sudah merasakan lubang memeknya SARI itu, walaupun lubangnya lumayan becek tapi benar-benar sangat nikmat sekali, luarbiasa SARI!!
TERIMAKASIH BANYAK CS, KAU TELAH MEMBERIKAN ISTRIMU UNTUK KU TIDURI DIMALAM HARI INI. AKU TIDAK MENYANGKA NIKMAT SEKALI!!
SEKETIKA BATANG KONTOLKU YANG BESAR DAN PANJANG INI MASUK KE DASAR LUBANG MEMEKNYA SARI, HANGAT SEKALI RASANYA UHH ~
|gairahpria.com {MATAUANGSLOT} |gairahpria.com