Hi Bro, ini daftar makanan untuk mengatasi disfungsi ereksi

Kesulitan Ereksi
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Disfungsi ereksi adalah masalah yang cukup serius bagi kaum pria. Terdapat berbagai obat dan terapi dapat yang menyembuhkan disfungsi ereksi. Untuk mengatasi disfungsi ereksi Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan berikut ini.

Semangka

Buah manis dan menyegarkan ini mengandung senyawa yang hampir sama dengan yang terdapat di obat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Bahkan, buah semangka diklaim dapat mengembalikan gairah seks Anda. Sebagian besar kandungan yang terdapat dalam semangka adalah air. Selain air, terdapat juga likopen dan antioksidan yang baik untuk jantung, kulit, serta prostat. Continue reading →

Fakta Tentang Ereksi Pria yang Harus Perlu Diketahui

Fakta Tentang Ereksi Pria yang Harus Perlu Diketahui

disfungsi ereksiBercinta akan sangat sulit dilakukan jika pria mengalami disfungsi ereksi. Ereksi memang bisa menentukan kepuasaan pria dan wanita dalam melakukan keintiman. Apa sebenarnya ereksi? Berikut ini tujuh fakta menarik mengenai ereksi yaitu kemampuan penis untuk membesar atau menegang, seperti dikutip dari berbagai sumber:

3 Jenis Ereksi
Ereksi pria terbagi dalam tiga jenis. Pertama, ereksi refleksogenik yaitu ereksi yang terjadi karena kontak langsung dengan pasangan. Kedua, ereksi psikogenik, yaitu ereksi yang terjadi karena stimulasi audiovisual atau fantasi. Ketiga, ereksi nocturnal yaitu ereksi yang terjadi pada malam atau dini hari. Continue reading →

Biasanya Pria Muda ‘Loyo’ karena Tiga Hal Ini

Kesulitan Ereksi
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Disfungsi ereksi pada pria biasanya terjadi ketika usianya sudah mencapai paruh baya. Namun sebuah studi mengungkapkan belakangan satu dari empat pria yang menjalani terapi untuk mengatasi impotensi berusia kurang dari 40 tahun. Bagaimana hal itu bisa terjadi dan apa solusinya?

Jika penyebab umum disfungsi ereksi pada pria antara lain rendahnya kadar hormon testosteron dan penyakit kronis yang diidap si pria misalkan diabetes, tapi lain halnya pada pria muda. Sebuah studi menemukan bahwa merokok dan konsumsi narkoba bisa jadi penyebab disfungsi ereksi pada pria muda. Pasalnya kedua faktor ini lebih banyak ditemukan pada pasien berusia di bawah 40 tahun.

“Tapi konsumsi alkohol berlebihan, asupan gizi yang buruk serta kurang berolahraga juga bisa jadi masalah,” kata Natan Bar-Chama, MD, direktur divisi reproduksi pria dari Mount Sinai Hospital, AS.

Hal kedua yang dianggap dapat menyebabkan impotensi pada pria adalah gejala kecemasan. Wanita bukanlah satu-satunya pihak yang mengalami stres karena masalah libido, tapi pria pun juga mengalaminya. “Tak peduli apakah dia mengkhawatirkan soal pekerjaannya atau hanya cemas tak bisa melakukan performa yang diinginkan di ranjang, stres itu akan menyalakan sistem saraf simpatetik dan membuat pria kesulitan untuk mempertahankan ereksinya,” kata Bar-Chama.

Terakhir, seorang terapis seks bernama Brandy Engler, Ph.D. mengatakan bahwa penyebab utama disfungsi ereksi diantara pria muda adalah apa yang disebutnya dengan ‘efek video porno’. “Karena menonton video porno memberi banyak ‘hal baru’ bagi para pria (termasuk arus dopamine yang besar), maka ini akan memberikan efek penurunan respons akibat kebiasaan yang terlalu sering dilakukan,” terang Engler.

Akibatnya para pria muda ini kesulitan ereksi ketika hal-hal semacam video porno tidak ada.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika suami Anda mengalami disfungsi ereksi karena ketiga masalah di atas? Pertama, jangan marah. “Reaksi terburuk adalah marah dan langsung tidur. Padahal reaksi semacam ini tak hanya membuat Anda sakit hati tapi juga membuat si dia semakin stres, atau tekanan emosional yang lebih besar,” tandas Engler seperti dilansir¬†Womenshealthmag, Selasa (16/7/2013).

“Alih-alih begitu, katakan pada si dia bahwa itu bukanlah masalah besar dan Anda tetap bisa menikmati aktivitas bercinta dengannya,” saran Engler. Kemudian alihkan perhatian suami Anda dari ereksi, dan biarkan dia memfokuskan diri untuk menyenangkan Anda terlebih dulu. Hal ini terkadang dapat meredakan kecemasannya, bahkan mungkin menghilangkannya.

Yang perlu diwaspadai adalah ketika kondisi tak bisa ereksi ini terjadi dalam jangka yang panjang. “Dukung si dia, kombinasikan dengan mengajaknya berolahraga bersama, kurangi aktivitas negatif seperti bermalas-malasan sambil menonton televisi serta berhenti menonton video porno. Tapi jika sudah mentok, kunjungi dokter atau psikolog Anda segera,” imbuh Engler.

Kapsul Gasa (Gagah Perkasa) merupakan produk 100% herbal aman bagi penderita jantung dan penyakit gula rekomendasi boyke dian nugraha dan sudah terdaftar di BPOM. Produk ini untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi dan juga penambah stamina.

Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi

Ketidakmampuan untuk ereksi dan mempertahankannya seringkali membuat takut karena mempertaruhkan harga diri sebagai laki-laki. Gangguan ini bisa dicegah risikonya dengan mengurangi 3 kebiasaan sepele ini.

“Disfungsi ereksi (DE) memang tidak bisa secara total dicegah, namun risikonya bisa dikurangi. Terkadang kebiasaan ini terlihat sepele, namun berpengaruh besar,” imbuh Dr. dr. Nur Rasyid, SpU, ahli urologi FKUI-RSCM, dalam acara seminar media: Disfungsi Ereksi: ‘Mengapa Pria Enggan Membicarakan serta Mengkonsultasikannya ke Dokter Psikogenik’, yang diadakan di Hotel Grand Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Berikut 3 kebiasaan yang harus dikurangi untuk mencegah perkembangan risiko DE:

1. Malas olahraga atau bergerak
Perkembangan teknologi saat ini yang semakin maju membuat orang cenderung semakin sedikit bergerak. Dr Rasyid mencontohkan, karena sudah ada lift, maka untuk pergi ke lantai 2 saja orang akan enggan berjalan menggunakan tangga.

Padahal pergerakan ringan seperti berjalan atau berlari saja sudah bisa membantu mengurangi munculnya gejala DE. Ini karena pergerakan akan melancarkan aliran darah dan menjaga elastisitas otot.

“Laki-laki yang rajin olahraga akan menurunkan risiko munculnya DE hingga 70 persen,” imbuh dr Rasyid.

2. Makan berlebihan
Kegemukan atau obesitas juga akan meningkatkan risiko munculnya DE pada laki-laki dan berkaitan dengan aktivitas. Ini dikarenakan seseorang yang gemuk umumnya akan merasa kesulitan untuk bergerak.

Jika ia sudah gemuk dan sulit bergerak, maka ia akan merasa malas untuk melakukan olahraga. Penimbunan lemak pun akan semakin banyak dan mengakibatkan munculnya gangguan pada aliran darah serta risiko penyakit jantung.

3. Merokok
Meskipun sudah diketahui DE merupakan salah satu efek buruk rokok, namun menurut dr Rasyid nyatanya rokok masih menjadi trend bagi laki-laki, khususnya usia remaja.

Merokok dapat menimbulkan penyumbatan pada pembuluh darah. Ini juga akan dapat menimbulkan adanya hambatan aliran darah, sehingga aliran darah ke penis juga akan berkurang dan berisiko muncul DE.

“Kebiasaan ini jika dihentikan sejak dini akan memberikan pengaruh yang cukup besar bagi kesehatan. Sayangnya cukup sulit untuk meyakinkan laki-laki, khususnya remaja,” ungkap dr Rasyid. (Detik.com)