Bercinta Bisa Bantu Kurangi Keinginan Makan di Malam Hari

Merasa lapar di malam hari, terkadang dapat membuat Anda dengan mudah makan apa saja yang ditemukan Dan biasanya makanan itu adalah jenis camilan yang tidak sehat seperti keripik kentang atau biskuit. Ketimbang makan, kenapa Anda tidak bercinta dengan pasangan. Saat Anda mencapai orgasme, keinginan untuk makan bisa sirna.

Bagaimana orgasme bisa melakukan hal itu? Seperti dikutip dari Live Strong stimulasi seksual yang didapat seseorang saat bercinta, membuat orang itu memproduksi phenetylamine. Phenetylamine merupakan amfetamin yang diproduksi secara natural oleh tubuh saat orgasme itu terjadi. Selama ini amfetamin dikenal sebagai obat untuk menurunkan nafsu makan.

Selain bisa menghilangkan nafsu makan, ada banyak manfaat lain dari orgasme. Puncak kenikmatan saat bercinta itu bisa menghilangkan stres atau ketegangan. Saat berhubungan seks, aliran darah akan meningkat dan detak jantung bertambah cepat secara teratur namun signifikan. Otot-otot tubuh juga akan menegang. Saat Anda mencapai orgasme, semua ketegangan itu akan dilepaskan dan seluruh tubuh akan rileks.

Manfaat lain dari orgasme adalah membuat Anda dan pasangan tidur lebih nyenyak. Pada pria, orgasme dapat membuat tekanan darah mereka menurun dengan cepat dan merasa rileks. Oleh karena itu pria biasanya akan cepat tertidur setelah bercinta.

Pada wanita efeknya tidak sesigfinikan itu, tapi juga berguna. Orgasme mirip seperti obat penenang alami. Hormon endorphin yang dihasilkan ketika puncak kenikmatan terjadi, dapat membuat Anda sangat rileks dan tenang.

Anda kerap merasakan sakit kepala usai menjalani aktivitas seharian? Kenapa tidak mengobatinya dengan bercinta bersama pasangan dan raih orgasme. Orgasme bisa menjadi obat penghilang rasa sakit paling natural.

Menurut sebuah penelitian dari Amerika, bercinta dapat menyembuhkan sakit kepala. Dalam penelitian yang dilakukan di Oklahoma, Amerika Serikat pada 1998 itu melibatkan 84 wanita. Hasil penelitian tersebut, 2/3 wanita tetap menikmati kegiatan seksual walaupun sedang migrain. 61% wanita mengaku seks membuat rasa sakit lebih mudah diatasi dan 20% responden mengatakan bahwa sakit kepala benar-benar hilang saat bercinta.

Para ilmuwan menawarkan dua kemungkinan penjelasan mengapa seks bisa bantu menghilangkan atau paling tidak mengurangi rasa sakit kepala. Pertama, hormon endorfin yang diproduksi saat bercinta memiliki efek menenangkan pada semua jenis masalah, mulai dari radang sendi hingga sakit kepala. Alasan kedua, fokus pada rangsangan membuat seseorang melupakan dan tidak merasakan rasa sakit.

sumber : detik.com

Apa Sih yang Wanita Inginkan Saat Bercinta? Cek 5 Hal Ini

Untuk urusan seks, wanita memang dikenal banyak maunya tapi juga tak mudah dipahami. Namun jika setiap pria mau mengeksplor setiap aspek seksual yang ada pada pasangannya, dijamin kedua pihak akan merasakan kepuasan seksual yang luar biasa.

Agar semakin pintar memahami pasangan, cek juga 5 hal penting yang wanita benar-benar inginkan saat bercinta seperti dikutip dari mid-day.com, Sabtu (22/12/2012) berikut ini.

1. Tak usah pakai peluk-cium, langsung bercinta saja
Tim peneliti mengungkap bahwa pelukan dan ciuman saat bercinta itu jauh lebih penting bagi pria ketimbang wanita.

Lagipula pria yang sering berciuman dan berpelukan dengan pasangannya dilaporkan tiga kali lebih bahagia ketimbang rekan-rekan mereka yang jarang melakukannya dengan istrinya. Sebaliknya wanita menganggap aksi semacam itu hanya memberikan sedikit pengaruh terhadap kebahagiaan mereka.

Uniknya, pria lebih suka mengatakan jika mereka bahagia dengan hubungan yang dijalaninya, sedangkan wanita lebih suka mengaku puas dengan kehidupan seksualnya.

2. Suka menonton video seks gay
Mungkin bukan hal yang mengejutkan jika sejumlah pria normal suka menonton video porno lesbian. Tapi sebuah studi dari India menemukan bahwa beberapa wanita normal juga mengaku terangsang ketika melihat video porno yang dibintangi gay.

3. Ingin pasangannya pandai mencium
“Wanita berciuman untuk menciptakan ikatan dengan pasangannya, termasuk menilai apakah pria yang diciumnya itu adalah calon pasangan yang potensial atau tidak. Sebaliknya, pria menggunakan ciuman sebagai sarana untuk memutuskan hubungannya dengan seseorang,” ungkap Susah Hughes, psikolog dari Albright College, Pennsylvania.

Itulah sebabnya ketika wanita merasa calon pasangannya adalah pencium yang buruk maka ia bisa saja meninggalkannya, sedangkan pria tak terlalu peduli dengan hal itu. Pria tetap mau bercinta dengan seorang wanita, meskipun mungkin ia pencium yang buruk.

“Peneliti menduga bahwa pria menganggap bahwa basah tidaknya ciuman yang ia lakukan dengan seorang wanita adalah indeks dari tingkat gairah seksualnya, sama halnya ketika berhubungan seksual,” terang Hughes.

4. Naksir pria yang sudah beristri atau punya pacar
Sebuah studi dari Oklahoma State University telah membuktikan bahwa wanita lebih suka mendekati pria yang telah menikah atau memiliki kekasih.

Selama studi, peneliti memperlihatkan sebuah gambar seorang pria atau wanita yang menarik pada partisipan. Separuh partisipan diberitahu jika pria/wanita yang ada di gambar itu masih lajang sedangkan separuhnya lagi tidak diberitahu apa-apa.

Hasilnya, peneliti Dr Melissa Burkley dan Jessica Parker mengungkap bahwa 90 persen partisipan wanita menganggap pria yang dikatakan sudah menjalin suatu hubungan lebih menarik dan hanya 59 persen partisipan yang menyukai pria lajang. Dengan kata lain wanita lebih tertarik pada target yang sudah terikat dengan orang lain ketimbang target tunggal.

5. Kata-kata lucu atau bercanda
Jika lain kali Anda berupaya mendekati seorang gadis, jangan ragu-ragu untuk melontarkan kalimat guyonan karena mereka sangat menyukainya. Lagipula bagi mereka hal itu menunjukkan seberapa besar selera humor Anda.

Menurut sebuah studi, 6 dari 10 wanita lebih cenderung jatuh hati pada seorang pria jika si pria bisa mengucapkan satu kalimat bercanda yang menurutnya lucu.

Tapi bukan berarti semua kalimat lucu bisa ‘meluluhkan’ hati wanita. Begitu pula tergantung pada karakter wanita yang Anda dekati itu.

Lewat polling lain yang melibatkan 4.000 orang dewasa juga terungkap bahwa 4 dari 10 wanita masih memacari atau menikahi pria yang pertama kali mendekatinya dengan kata-kata lucu. (detik.com)

Ini Dia Hal Yang Harus Dihindari Saat Bercinta

Ingin kehidupan seks Anda dan suami selalu bahagia? Jangan hanya mengikuti hal-hal apa saja yang harus dilakukan. Tapi Anda juga harus tahu beberapa hal yang harus dihindari agar kegiatan bercinta lebih menyenangkan. Apa saja?

1. Memalsukan Orgasme
Selihai apapun Anda memalsukan orgasme, tetap ada kemungkinan pasangan akan mengetahuinya. Memalsukan orgasme setiap bercinta, bukanlah hal positif karena kebohongan sekecil apapun bisa melukai hati dan –dalam kasus ini– kepercayaan diri pasangan. Bila Anda memang sulit mencapai orgasme, ada baiknya membicarakan masalah tersebut secara langsung dengan pasangan. Percayalah, pria lebih menghargai kejujuran pasangannya.

2. Stres Berlebihan
Stres yang berlebihan bisa berujung malapetaka untuk kehidupan seksual Anda. Hal itu Karena aktivitas seksual tidak hanya melibatkan fisik, tapi juga psikis masing-masing pasangan. Mungkin fisik Anda siap untuk berhubungan intim, tapi jika secara psikis Anda masih mengkhawatirkan hal-hal tertentu, Anda tidak akan mencapai kepuasan.

Saat pikiran stres, hormon stres yang disebut cortisol dan adrenalin akan dilepas tubuh. Pelepasan hormon tersebut akan diikuti penurunan gairah seks secara mendadak karena testoteron pada tubuh juga berkurang.

3. Takut Mencoba Gaya Baru
Dalam urusan seks, memang ada beberapa hal yang dianggap tabu oleh wanita. Misalnya saja, wanita merasa tidak sepatutnya berinisiatif mengajak pasangan bercinta atau mencoba ‘gaya’ baru. Wanita malu dianggap terlalu agresif.

Menurut Les Parrot, profesor psikologi di Seattle Pacific University dan penulis buku ‘Crazy Good Sex, justru kurang atau malah tidak berinisiatif dalam urusan seks adalah kesalahan terbesar yang dilakukan wanita.

“Kebanyakan pria merasa mereka terus lah yang selalu berinisiatif dan ini menimbulkan ketidakseimbangan dalam hubungan,” ujarnya. Pada dasarnya pria pun sebenarnya juga ingin ingin dirayu atau dibujuk untuk bercinta oleh pasangannya.

4. Konsumsi Makanan yang Salah
Untuk menciptakan kehidupan seks yang baik, Anda harus memerhatikan asupan nutrisi yang tepat. Konsumsilah makanan sehat seperti sayur dan buah setiap hari. Protein dari ikan dan kacang-kacangan, dipercaya bisa meningkatkan libido. Jadi pastikan dua makanan ini selalu ada dalam menu makanan Anda.

Sebaliknya, hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau teh. Konsumsi kafein berlebihan bisa mengganggu gairah seksual Anda. Hindari juga merokok. Kandungan nikotinnya bisa menyebabkan impotensi bagi pria. Rokok juga membuat nafas berbau tak sedap yang bisa menghilangkan gairah bercinta. (detik.com)