Sering Menahan Keinginan Bercinta, Adakah Dampaknya Bagi Kesehatan?

perilaku bercinta

Dok. Thinkstock

Bagi pria maupun wanita yang sudah menikah, timbulnya hasrat ingin bercinta memang lumrah terjadi. Apalagi bagi mereka pasangan pengantin baru. Tetapi, ketika terpisah jauh dari pasangan, keinginan bercinta pun terpaksa ditahan. Lantas, adakah efeknya untuk kesehatan?

“Kalau ke fisik tidak ya, hanya lebih ke psikis aja yang bersangkutan jadi stres,” tutur seksolog dr Andri Wanananda MS dalam perbincangan dengan detikHealth, Jumat (5/9/2014).

Maka dari itu, menurut dr Andri keinginan untuk bercinta bisa dialihkan dengan melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga, termasuk aerobik. Alternatif lain, bisa dilakukan masturbasi.

“Atau jika tidak bisa melakukan masturbasi tetapi dengan berfantasi seksual Anda sedang berhubungan intim dengan istri. Itu juga bisa dilakukan,” imbuh pria yang juga mengajar di Universitas Tarumanegara ini.

Sementara itu, seksolog Debby Herbenick, PhD mengatakan terpisahnya pasangan suami istri bukan halangan bagi mereka untuk tetap intim. Untuk menyiasatinya, tetap berikan kasih sayang dan memanfaatkan kesempatan yang ada.

Dikatakan Debbie, penelitian mengatakan semakin sering pasangan menunjukkan perasaan kasih dan sayangnya, mereka semakin puas ketika nanti bertemu dengan pasangannya dan bercinta. Caranya, gunakan teknologi yang ada seperti BBM, chating, atau pesan singkat yang bisa membuat pasangan bisa saling mengirimkan pesan yang menyatakan perasaan mereka dengan rutin.

“Tapi, lakukan atau kirim pesan tersebut dari hati, alias bukan hanya formalitas dan sekadar teks saja. Atau lakukan sexting yang memang membuat pasangan nyaman. Apalagi, dengan video call, rayuan Anda kepada pasangan untuk tetap menambah keintiman bisa lebih nyata karena dilakukan secara real time,” ungkap Debbie. (detik.com)

PhoneOrder Foredi via SMS Pin BB Add Pin BB