Inilah Alasan Mengapa Seks Baik untuk Kesehatan

Hubungan seks yang sehat dan rutin diketahui dapat meningkatkan kesehatan seseorang. Bahkan seks mampu mengatasi masalah-masalah kesehatan seperti mengurangi rasa nyeri, mengatasi stres, dan bahkan menjaga kesehatan organ vital Anda.

Agar lebih sehat, lakukanlah hubungan seks hanya dengan pasangan sah Anda ya. Berikut 7 alasan mengapa seks baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, seperti dilansir prevention, Kamis (10/1/2013) antara lain:

1. Mengurangi rasa nyeri
Stimulasi pada klitoris dan dinding vagina dapat memicu pelepasan endorfin, kortikosteroid, dan obat penghilang rasa sakit alami lainnya. Sehingga aktivitas seks mampu meringankan sakit kepala dan nyeri otot.

“Bahkan jika seks mencapai orgasme, manfaat tersebut dapat bertahan selama 2 hari,” kata Barry Komisaruk, PhD, seorang profesor psikologi dari Rutgers University dan penulis buku “The Science of Orgasm”. Dalam penelitiannya, Komisaruk menemukan bahwa wanita bisa menahan tekanan menyakitkan pada jarinya sementara dirinya dirangsang dengan sex toys, selama orgasme, dengan toleransi hingga 2 kali lipat.

2. Menurunkan risiko kanker payudara
Hormon oksitosin dan DHEA yang meningkat selama seks dapat membantu menjaga agar payudara bebas dari kanker. Satu studi menunjukkan bahwa perempuan yang berhubungan seks lebih dari sekali dalam sebulan memiliki risiko yang lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan perempuan yang kurang aktif secara seksual.

Peneliti dari Yunani juga menemukan bahwa pria yang setidaknya mengalami 7 orgasme selama sebulan memiliki risiko yang lebih rendah terkena kanker payudara laki-laki.

3. Memelihara kesehatan jantung
Seks memiliki manfaat yang sehat untuk jantung karena selama berhubungan seks, jantung seperti berolahraga. Hal ini dapat memperkuat jantung, apalagi ketika seseorang mencapai orgasme. Ketika orgasme, jantung bisa berdetak hingga 110 kali per menit, seperti ketika Anda berjalan cepat atau jogging.

4. Mencegah kanker prostat
Pada tahun 2003, penelitian di Australia menemukan bahwa pria paruh baya yang rata-rata setidaknya mengalami 4 kali ejakulasi selama seminggu memiliki risiko yang lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan pria lain yang mengalami ejakulasi kurang dari itu.

“Hal ini disebabkan karena ejakulasi dapat mengurangi penyumbatan pada penis,” kata Irwin Goldstein, MD, ahli pengobatan seksual di Alvarado Hospital.

5. Meringankan stres
Sebuah studi yang dilakukan tahun 2005 menemukan bahwa pria dan wanita yang melakukan hubungan seks 2 minggu sebelum melalui hari-hari yang menegangkan dapat melewatinya dengan lebih mudah. Tekanan darah sistoliknya meningkat dan kemudian turun kembali ke tingkat normal dengan lebih cepat daripada orang yang tidak melakukan hubungan seksual atau masturbasi.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Penelitian dari Wilkes University menunjukkan bahwa orang yang terlibat dalam hubungan seks sekali atau 2 kali seminggu memiliki tingkat antibodi 30 persen lebih tinggi dari orang yang tidak berhubungan seks.

Pada tahun 2004, ilmuwan Jerman menunjukkan bahwa gairah dan orgasme pada pria mampu menurunkan kadar patogen tertentu yang melawan sel darah putih. Efeknya sebanding dengan kegaiatan penghilang stres, seperti olahraga dan mendengarkan musik, yang juga meningkatkan sekresi protein untuk mempertahankan tubuh terhadap infeksi.

7. Menjaga kesehatan vagina
Para ilmuwan di New Jersey menemukan bahwa wanita menopause yang melakukan hubungan seksual lebih dari 10 kali dalam setahun memiliki vagina yang lebih sehat daripada wanita yang jarang berhubungan seks. Gairah seksual meningkatkan aliran darah ke vagina, yang mengalirkan nutrisi dan oksigen yang lebih banyak ke vagina. (detik.com – vit/vit)

PhoneOrder Foredi via SMS Pin BB Add Pin BB