Cara Kurangi Risiko Terkena Penyakit Menular dari Seks Oral

Jakarta, Seks oral seringkali dihubungkan dengan berbagai risiko masalah kesehatan. Padahal sebagian pasangan seringkali melakukan dan menikmati seks oral. Seks oral dianggap lebih berisiko dibandingkan dengan hubungan seks konvensional.

Seks oral juga lebih dikaitkan dengan infeksi gonore dan kanker mulut.

“Gonore dapat menyebabkan infeksi di tenggorokan. Tetapi infeksi tersebut seringkali tidak menyebabkan sakit tenggorokan. Sehingga orang dapat memiliki infeksi tersebut, namun tidak mengetahuinya,” kata Jeanne Marrazzo, MD, seorang spesialis penyakit menular dari University of Washington, Seattle.

Seperti jenis lain dari seks oral, pasangan yang melakukan fellatioberisiko infeksi herpes atau sifilis di sekitar mulut. Sedangkan pasangannya yang mengalami dapat mengalami infeksi herpes di daerah kelamin. Fellatio dapat didefinisikan sebagai stimulasi oral dari penis, terutama untuk tujuan orgasme.

“Bahkan jika orang yang menerima seks oral tidak ejakulasi di dalam mulut, namun masih ada risiko terkena penyakit menular seksual (PMS). Organisme seperti klamidia dan gonore pada pra ejakulasi akan menyebabkan infeksi,” kata Dr Marrazzo.

Risiko HIV dari fellatio juga masih diperdebatkan. Kira-kira bagaimana cara untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular dari seks oral?

Berikut cara untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular dari seks oral seperti dikutip dari Health, Senin (26/3/2012) antara lain:

1. Pastikan mulut dalam keadaan sehat ketika melakukan seks oral.
2. Hindari seks oral jika ada gusi berdarah, luka terbuka di dalam atau di sekitar mulut.
3. Menyikat gigi dengan perlahan sebelum melakukan seks oral agar tidak terjadi perdarahan pada gusi.
4. Memakai kondom dapat sangat mengurangi risiko penyakit menular.

sumber : detik.com

PhoneOrder Foredi via SMS Pin BB Add Pin BB