4 Posisi Quickie Seks Malam Ini

Doggie Style

Foto : gofeminin.de

Melakukan quickie sex atau seks kilat, bisa menjadi alternatif untuk variasi bercinta. Untuk itu, Anda dan pasangan jangan terfokus pada satu posisi seks saja.

Berikut ini, ada beberapa posisi seks kilat yang bisa Anda coba, seperti dilansir Womenshealthmag, Minggu (31/1/2016):

1. Doggy Style

Para peneliti dari University of Kentucky menyurvei 14.000 pria dan wanita dan menemukan doggy style dapat menciptakan stimulasi rangsangan yang cepat. 

4 Posisi Bercinta yang Bisa Buat Wanita Ketagihan

seks position lotusSiapa bilang jika wanita adalah makhluk di muka bumi yang mudah bosan ketika diajak bercinta?

Sebuah survei yang dilakukan oleh Men’s Health menunjukkan, wanita memiliki posisi seks favorit yang selalu membuat mereka ketagihan. Survei yang dilakukan terhadap 1.100 wanita mengungkapkan jika ada 4 posisi bercinta yang membuat mereka ketagihan, dari 11 posisi bercinta pada polling.

Foredi Anti Ejakulasi Dini

perilaku bercinta

Dok. Thinkstock

Produk antiseptik pria dewasa yang berfungsi untuk memperpanjang durasi hubungan suami istri atau tahan lama (tetap berkhasiat 5-8 jam, dahsyat!), maksudnya 5-8 jam disini adalah misalkan 30 menit pertama selesai berhubungan, lalu misal 4 jam kemudian dilanjutkan lagi maka tidak perlu di oles lagi! sangat laris! diburu banyak pria! tidak heran jika tiap hari kami mengirim ratusan paket ke seluruh Indonesia!

LEGALITAS :
Produk terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM).
No Register : POM TR. 132 673 781

Apakah Benar Pria Gemuk dan Buncit, Sperma Minim dan Kurang Sehat ?

Perut BuncitKita tentu sering dengar jika kelebihan berat badan punya banyak dampak buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dua penyakit mengerikan yang sering dikaitkan dengan masalah tersebut sebut saja jantung dan diabetes!

Sayangnya, masih banyak orang yang belum sadar kegemukan ternyata juga berpengaruh pada produksi sel sperma. Dan ya, satu pertanyaan yang kerap muncul adalah “Benarkah orang gemuk spermanya sedikit?”

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, studi berskala besar pun dilakukan. Ilmuwan mengumpulkan 1.940 pria untuk diteliti spermanya. Dalam hal ini, para peneliti mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) partisipan dan menjadikannya sebagai indikator kegemukan.